Ehm..semua terjadi secara sadar bahwa aku kini telah menjadi siswi kleas 12 di SMKN 11. Tahun kemarin kulalui begitu buruk….ya nilaiku merosot drastis. Ini menjadi peringatan bagiku. Yang dulu aku selalu semangat, rajin, dan sopan. Tahun kemarin menjadi turun 75 %. Ya dulu aku selalu di peringkat pertama kini aku diperingkat ke 4. Bagus ya? Ya kerena teman-teman dikelas begitu bodoh. Ah tidak juga,mereka hanya malas. Sama seperti aku ditahun kemarin. Dikelas 11.
Aku malas kemarin, ya kuakui itu. Banyak catatan-catatan yang tidak berwarna merah lagi akan tetapi menjadi hitam. Banyak hal yang kulalui begitu saja. Dan sangat kelam. Di kelas sebelas ini adalah puncak-puncaknya aku menjadi siswi yang nakal. Ah…malu aku mengatakannya. Terlambat sekolah, seragam tak rapi, perkerjaan terlalikan. Hanya makan,tidur, solat, main-main dan problema asmara.
Ah, memang aku masih belia. Tapi aku ingin dimasa mudaku ini aku selalu berjalan di jalan kebenaran. Usiaku sudah menginjak 17 tahun. Jelas perjalananku masih panjang. Aku masih mempunyai impian yang belum terselesaikan. Akan kugapai semua impianku. Karena dengan izin Allah, aku berhak menjadi sukses. Sebagai bukti syukurku.
Aku ingin seluruh dunia mnyaksikan bahwa aku seorang muslim yang dapat menggenggam dunia. Bukan seorang muslim yang terlena oleh dunia. Dan bahwa aku seorang pemudi muslim yang sukses dunia akhirat.
Amin…..
Aku memang pernah mempunyai salah. Aku khilaf, maka cukuplah Allah yang memperingatkanku. Kini aku harus bangkit dari kefuturanku. Dengan pertolongan Allah…semua karena pertolongan Allah dan doa ibuku yang selalu dia panjatkan…
Terimah kasih…semua saudara-saudaraku…Tak cukup hanya kata terimah kasih akan tetapi kalimat indah dan doa ini…Jazakumullah Khairan katsir… atas segala kebaikan kalian…
Ah…jika kukenang masa laluku di kelas 11 ini. Tahun yang aku lalui dengan ke futuranku.. karena keterlenaanku pada dunia. Pada asmara yang tak kunjung membawa berkah. Kusudahi semua itu. Kulancarkan strategi-strategi baru. Untuk menggenggam dunia. Meletakannya ditangan bukan dihati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar