Selasa, 17 November 2009

Pernah kutulis sesuatu di buku pelajaranku ketika aku masih smp

”Neraka masih cukup untuk menampung manusia-manusia disekolah ini”

Entah apa yang aku fikirkan. Tapi ketika itu aku dalam kedan marah yang sangat. Ketika aku melihat teman-temanku banyak yang berpacaran, mencontek seluruh soal ebtanas, mengumbar kata-kata kotor, dan banyak hal-hal yang membuatku banyak berfikir.

Kini aku sudah baligh. Aku sudah semakin tua. Semakin bayak amanah yang kutanggung. Semakin banyak tanggung jawab yang harus dipertanggung jawabakan.

Aku pernah dengar ketika aku mengikuti kajian.

”tua itu pasti tapi dewasa itu pilihan”

Apa yang kudengar itu tidak ada yang salah dan aku nyakin 100% benar.

Hari sabtu, sepulang sekolah. Aku berangkat menuju smpku dulu. Aku bertemu dengan guru-guru, bu kantin, guru tapak suci. Yang mereka bilang adalah aku banyak berubah dari bentuk fisik dan perilaku.

Dan aku semakin tersadar bahwa guru-guruku yang dulu jarang aku hargai adalah guru-guru yang sebenarnya. Guru-guru yang banyak berperan dalam hidupku. Wajah yang selalu berpancarkan iman, keikhlasan, kesabaran, kecerian, kepandaian. Ternyata guru-guru itu tak pantas jika api neraka menjilat tubuhnya. Karena peranya, mereka membuatku hafal beberepa surat juz ammah yang sekarang masih kuingat, mereka membuatku semakin bersemangat untuk meimpikan ilmu dan mengapainya, mereka membuatku rajin membaca buku ppkn yang sanagat menyebalkan, mereka membutaku berani mendaftar diri di SMAN 1 Sidoarjo.

Ehm...aku sadar betapa rindunya aku pada mereka. Hingga aku bertekad setelah aku lulus dari ISI Jogja aku ingin kembali untuk mengajar seni rupa di smpku itu dan melukis intrik, kemesraan, keakraban, keistimewaan sekolah ku dulu...

Tidak ada komentar:

assalamualaikumwarokhmatullah...

Jika kamu
berada di waktu sore maka janganlah menunggu pagi dan jika kamu berada di waktu pagi maka janganlah menuggu waktu sore.
pergunakanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu dan pergunakanlah waktu hidupmu sebelum datang matimu.

HR.Trimidzi 2153

inilah aku

Foto saya
Sidoarjo, jawa timur, Indonesia
aku lahir di Sidoarjo tepatnya tahun 1993 aku tinggal bersama keluargaku yang santai. Aku masih bersekolah. Aku beruntung karena kau lahir dalam keluarga yang semuanya beragama islam.Tapi bukan berarti aku bebas dalam serangan setan yang akan mengoda dan melemahkan iman.Berpositive thinking dan berserah diri...itulah diriku,,yang selalu berusaha menjaga diri semoga aku dapat menempuhnya amien... Allah pun menyanyangiku selalu memberiku rezeki walo aku tak minta walo aku sering berbuat dosa tak juga Allah tapi juga Nabi Muhammad SAW karena kalo bukan karena beliau,,aku pun tak akan bisa mengenal islam yang sangat sempurna ini....aku tinggal Ayahku,seorang yang misterius bagiku Ibuku,,,yang pasti selalu menyanyangiku tapi tetap semua itu pasti karena Allah Dia mempertemukan aku dengan mereka Dia yang menjadikanku anak mereka Dia yang memberiku cobaan lewat mereka dan Dia mengajariku,mendidiku,membimbingku lewat mereka dan pasti tidak pantas aku durhaka padaNya dan kedua orang tuaku Dan dari sinilah aku mulai ceritaku, inilah aku, aku memiliki saudara yang sangat sepesial bagiku bismillahirrokhmanirrohkhim....