Perpisahaan itu memang benar menyakitkan ketika aku sadar bahwa aku benar mencintainya.
Air mataku meleleh ketika aku teringat bisiknya ”istiqomah ya ukhti..”
Dan aku benar-benar sedang merindunya
”Pertemuan itu pasti ada perpisahanya ,ras”
Apa yang dikatakan sahabatku itu tak ada yang salah. Tapi aku masih meneteskan airmata.
Meski foto-foto itu buram dan tidak jelas tapi aku masih bisa merasakan kenangan yang ada disana. Aku masih merasakan belaian lembut tanganya keika aku berfoto bersamanya.
Aku tidak tau mengapa senin ini,rasa rinduku memuncak dan air mataku tak mau berhenti.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar