Disana hanya ada bayanganku seorang. Seorang gadis berkacamata biru dan berjilbab hijau. Sangat menawan. Tapi apalah artinya itu semua jika tidak dapat nyaman dengan perasaan ini. Perlahan-lahan air mataku jatuh. Setetes demi setetes akhirnya tertumpah semua tak dapat ku tahan lagi.
Sebenarnya ada apa dengan semua ini? Sebenarnya apa yang perlu kutakuti?
Sebelumnya, aku ada di kelas itu. Mengikuti segala aktivitas dikelas itu dengan menahan gejolak-gejaolak di hati ini yang semakin menguncang. Gejolak itu datang setelah aku melihat sosoknya. Dan aku menangis terus menangis….
Sebenarnya ada apa dengan semua ini? Hatiku sendiri pun tak sanggup menjawabnya. Yang ada hanyalah rekaman-rekaman memori bersama dia dan mereka. Dan semakin aku memikirkannya, aku semakin terus menangis. Mengharu biru.
Apa semua yang pernah kulakukan itu salah? Apa Allah pernah tak meridhoi tingkahku, sikapku perbuatanku yang belum aku pahami? Ya mungkin…. Karena Allah tak ingin merusak ukhuwah islamiyah yang sebenarnya sangat indah. Akan tetapi…. Aku telah berbuat salah. Hingga inilah yang terjadi.
Atau apakah aku terlalu sombong membanggakan persahabatan itu. Sehingga Allah cemburu, dan Allah berkehendak memisahkan ini secara halus.
Tapi… semua yang Allah beri adalah hal yang sangat spesial. Aaahhh…. Harusnya aku hanya bersabar dan mecoba dengan keras untuk ikhlas. Hingga nanti kutemukan semua hikmah dibalik episode ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar